Kronologi Kematian Jean Pormanove, Streamer Asal Prancis yang Tewas Saat Siaran Langsung

Paris – Otoritas Prancis tengah menyelidiki kematian Jean Pormanove, nama daring dari Raphael Graven (46), yang meninggal saat tampil dalam siaran INITOGEL langsung di platform streaming Kick. Kasus ini terjadi di Desa Contes, sebelah utara Nice, pada Senin (18/8/2025) dan langsung memicu sorotan publik.

Jaksa setempat telah memerintahkan autopsi untuk memastikan penyebab kematian serta membuka penyelidikan resmi. Menteri Muda Kecerdasan Buatan dan Teknologi Digital Prancis, Clara Chappaz, mengungkapkan bahwa Pormanove dikenal kerap tampil dalam video Kick yang memperlihatkan dirinya dipukul, dihina, atau dilecehkan oleh rekan sesama streamer.

“Kematian Jean Pormanove dan segala bentuk kekerasan yang dialaminya sungguh mengerikan,” tulis Chappaz di platform X, dikutip dari The Guardian, Kamis (21/8).

Menanggapi kasus ini, pihak platform Kick Prancis menyatakan siap bekerja sama dengan otoritas. Mereka juga meninjau ulang seluruh konten berbahasa Prancis serta memblokir akun semua rekan streamer yang terlibat dalam siaran langsung terakhir Pormanove.

“Prioritas kami adalah melindungi kreator dan menciptakan lingkungan yang lebih aman di Kick,” tulis pihak Kick.

Kick sendiri merupakan platform streaming langsung berbasis di Australia yang populer berkat sistem bagi hasil dengan kreator konten.

Tuntutan Pemerintah Prancis
Chappaz menyebut kasus ini telah dirujuk ke regulator komunikasi digital dan audiovisual Prancis (Arcom) serta dilaporkan ke portal Pharos—saluran resmi untuk melaporkan konten internet ilegal. Ia juga menegaskan pihak Kick harus memberikan penjelasan resmi.

“Tanggung jawab platform daring dalam menyebarkan konten ilegal bukanlah pilihan, melainkan kewajiban hukum,” ujarnya.

Versi Pengacara dan Bukti Video

Raphael Graven atau yang dikenal dengan nama Jean Pormanove, ditemukan tewas saat melakukan live streaming di Prancis (Dok. Instagram/Jean Pormanove).

Raphael Graven atau yang dikenal dengan nama Jean Pormanove, ditemukan tewas saat melakukan live streaming di Prancis (Dok. Instagram/Jean Pormanove).

Di sisi lain, Yassin Sadouni, pengacara salah satu rekan streamer yang terlihat melecehkan Pormanove, mengatakan korban memiliki riwayat penyakit kardiovaskular. Ia juga menegaskan bahwa adegan kekerasan dalam video hanyalah rekayasa. “Semua itu mengikuti naskah, tidak nyata,” ucapnya kepada BFM TV.

Namun, media Prancis telah menayangkan cuplikan video berdurasi berjam-jam yang memperlihatkan Pormanove dipukul, dicekik, dihina, disiram cat dan minyak, hingga ditembak dengan pistol paintball.

Hingga kini, belum jelas apakah Pormanove secara sukarela bersedia menjadi sasaran kekerasan tersebut atau berada di bawah tekanan. Tidak pula dipastikan apakah seluruh adegan benar-benar nyata atau sekadar rekayasa. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi ini.

Sumber : Pesanlab99.id